LAPORAN ACARA
IV
KUNJUNGAN
WAWANCARA KELOMPOK TANI
Oleh :
1.
Yovi Avianto /13228
2.
Siti Ema Atiqah/
13277
3.
Nur Wulan Fajriani/
13173
Golongan :
A. 3. 2
Kelompok : 8
Asisten : 1.Vianita
meiranti
2. Dasy Ratna Sari
3.Neni
Kholimah
LABORATORIUM
PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PERTANIAN
FAKULTAS
PERTANIAN
UNIVERSITAS
GADJAH MADA
2014
I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kelompok tani adalah sekumpulan orang yang
berasal dari kalangan petani yang berkumpul karena ada kesamaan kepentingan
dalam hal pertanian. Fungsi dari kelompok tani adalah mengkoordinasi dan melakukan banyak hal secara bersama-sama,
misalnya dalam hal penyediaan pupuk, penentuan masa tanam, penyedian saprodi
pertanian hingga pembagian hasil (Sadikin dan Samandawai, 2007).
Kelompok tani bukannya tanpa masalah, tentu saja akan mengalami
masalah dan kendala baik yang bersifat internal maupun eksternal. Beberapa
contoh masalah internal yang terjadi di Kalangan kelompok tani adalah dalam
struktur organisasi yang kurang jelas, dan juga pengelolaan koperasi
pertanian.Sementara itu, permasalahan di luar organisasi dapat berupa masalah
yang mendera masing-masing anggota kelompok tani seperti kelangkaan pupuk,
pungutan liar, peminjaman modal, dan lain-lain (Hanafie, 2010).
Kelompok tani yang
dikunjungi oleh penulis adalah kelompok tani yang bernama Kelompok
tani Karangmulyo yang berdiri sekitar tahun 1998 di dusun karang tengah,
Nogotirto, Gamping.Dalam pendirian kelompok tani ini dipelopori oleh seorang
penyuluh pertanian dari pemerintah yang dating ke desa tersebut dan mendirikan
kelompok tani untuk mempermudah akses petani.Asal mula pendirian kelompok tani
ini didasarkan atas gagasan para PPL yang ada di Gamping, yang melihat
banyaknya petani di Gamping dan belum terorganisir dengan baik.
Susunan Pengurus
dari kelompok tani Karang Mulyo ini adalah dengan ketua Pak Samidi, sekretaris
Pak Sukasni, bendahara Pak Slamet Pakrudin, dan humas Pak Ponijo. Selain
keempat orang tersebut adalah menjabat sebagai anggota. Kelompok tani ini
memiliki berbagai kegiatan, misalnya pertemuan setiap sebulan sekali yaitu pada
hari minggu pahing dimana tempat pertemuannya bergiliran antar anggota kelompok
tani tersebut, pelayanan pupuk (Gudang) dan obat-obatan, kerja bakti urusan
irigasi, giat memberantas hama, dan kas petani (membantu petani dalam
penyediaan pupuk). Sumber dana kas petani adalah dengan arisan tiap bulan yaitu
sebesar Rp.2000 yang nantinya ketika
mendapatkan kocokan 50% dari hasil arisan dimasukkan ke kas kelompok. Keadaan
organisasi kelompok tani Karang Mulyo termasuk sulit untuk berkumpul karena
kesibukan anggota kelompok masing-masing, sehingga pertemuan dilakukan hanya
sebulan sekali untuk membahas masalah-masalah yang dihadapi.
Kelompok tani Karang
Mulyo sama seperti kelompok tani lainnya akan memiliki beberapa masalah.
Berikut adalah beberapa masalah yang dihadapi oleh kelompok tani tersebut: Ada
banyak hama tikus yang menyerang tanaman padi petani. Hingga saat ini hama ini
termasuk hama yang paling susah dikendalikan, penjualan hasil panen masih
bergantung kepada tengkulak, modal input tidak sesuai dengan hasil output
sehingga pendapatan petani cenderung kecil, pupuk subsidi sedikit, dan pupuk semakin
mahal, komoditas yang ditanam cenderung hanya 2 jenis yaitu padi dan kacang
tanah. Oleh karena penanaman yang dilakukan hanya 2 jenis tanaman, menyebabkan
kurang bisa dilakukan variasi.Pengelolaan tanaman padi dan kacang tanah
tersebut juga kurang maksimal.
Untuk masalah utama
yang paling berat dihadapi kelompok tani Karang Mulyo adalah tentang koperasi
pertanian. Pada daerah Nogotirto tidak terdapat koperasi pertanian sehingga
menyulitkan petani yang akan melakukan berbagai aktivitas pertanian. Koperasi
pertanian bagi petani adalah mempermudah petani dalam memperoleh modal usaha,
sarana produksi, dan kebutuhan lain yang dibutuhkan sehingga dapat memajukan
usaha anggota koperasi tersebut.
Dalam mengupayakan
penyuluhan kepada kelompok tani tentang koperasi pertanian diperlukan suatu
alat bantu penyuluhan. Alat peraga yang digunakan untuk penyuluhan kelompok
tani Karangmulyo adalah poster karena keefektifan poster yang berisi gambar dan
sedikit tulisan untuk memperjelas gambar ilustrasi tersebut.Selain itu, karena
sulitnya mengumpulkan anggota kelompok tani keculai pada hari Minggu Pahing,
maka alat peraga poster dapat efektif karena hanya untuk beberapa orang saja.
Poster yang dibuat berisi tentang betapa pentingnya koperasi pertanian dan apa
saja manfaat yang akan didapatkan oleh petani ketika dapat mendirikan koperasi
pertanian.
B.
Tujuan
1.
Mengetahui masalah yang dihadapi oleh Kelompok
Tani
2.
Memberikan solusi yang tepat untuk masalah
kelompok tani
3.
Memilih alat peraga yang sesuai untuk
melakukan penyuluhan kepada kelompok tani
II. ISI
A. Permasalahan
Pertanian
Kelompok
tani yang ada di Karangtengah, Nogotirto, Gamping DIY merupakan suatu
perkumpulan para petani yang ada di desa tersebut.Kelompok tani yang pada tahun
1997 ini bernama Karangmulyo, telah banyak membantu para petani di desa
tersebut.Namun dalam perjalanan kelompok tani tersebut masih terdapat kendala
diantaranya, penyediaan pupuk yang kuang memadai di gudang kelompok dan harga
pupuk di gudang dirasa petani masih lebih mahal dari pupuk eceran, sehingga
para anggota kelompok tani cenderung memilih membeli di toko pupuk eceran.
Sarana da prasarana yang kurang memadai membuat petani cenderung bekerja manual
dan tidak efektif dan tidak menggunakan teknologi pertanian karena untuk
membeli mahal dan untuk menyewa menambah modal pengeluaran 1x produksi. Ketergantungan petani dalam
menjual hasil mereka kepada tengkulak sehingga keuntungan yang mereka peroleh
setiap kali panen pun kecil dan bahkan hanya dapat menutupi input pada produksi
pertanian mereka.Dalam penyediaan pupuk, walaupun telah dibangun gudang pupuk,
namun petani masih membeli pupuk eceran karena dirasalebih murah dengan perbedaan harga Rp 500,00. Namun perbedaan
harga tersebut dirasa oleh petani sangat terasa. Padahal keuntungan tersebut
akan dikembalikan untuk petani lagi dan sebagai pemasukan kas kelompok.
Pengelolaan
hasil yang kurang optimal sehingga membuat petani mendapatkan untung kecil dan
jauh dari kemakmuran. Petani tidak dapat bersaing harga di pasaran sehingga
mereka lebih memilih cara mudah yaitu percaya kepada tengkulak. Kurangnya
optimalisasi penyediaan kebutuhan petani dalam kelompok tersebut membuat petani
masih harus mengusahakannya sendiri.
B.
Solusi Permasalahan
Adanya
permasalahan tentang pengelolaan hasil, penyediaan sarana prasarana
pertanian,penyediaan pupuk salah satu jalan keluarnya adalah membentuk koperasi
pertanian di kelompok tani tersebut. Sehingga hasil panen petani dapat dikelola
sendiri oleh kelompok dan petani mendapatkan untung lebih besar.
Manfaat
adanya koperasi pertanian antara lain adalah menyediakan sarana dan prasarana
pertanian di kelompok tani tersebut, mengelola hasil pertanian kelompok tani
tersebut sehingga mendpat untung yang lebih besar, menyediakan pupuk dengan
harga yang lebih terjangkau oleh petani, penyediaan modal dalam bentuk simpan
pinjam.
Sesuai
dengan prinsip koperasi yaitu mensejahterakan anggotanya.Orientasi kegiatan
koperasi adalah untuk kesejahteraan anggota baik dalam permodalan, penyediaan
dan pengelolaan hasil. Dalam koperasi dibutuhkan gotong royong dan kerjasama
antar anggotanya sehingga akan tercapai kesadaran anggotanya untuk saling
membantu dan memajukan pertanian dalam usaha pertaniannya.
C.
Alat
Peraga
Alat peraga yang digunakan dalam
penyuluhan pertanian di Kelompok tani Karangmulyo Nogotirto godean,
Gamping DIY adalah poster.
Poster
adalah media yang diharapkan mampu mempengaruhi dan memotivasi tingkah laku
orang yang melihatnya.Poster merupakan media komunikasi efektif untuk
menyampaikan pesan singkat, padat, dan impresif, karena ukurannya yang relatif
besar.Poster bisa menjadi sarana iklan, pendidikan, propaganda, dan
dekorasi.Tujuan poster adalah menginformasikan kepada pembaca tentang sebuah
informasi yang dikemas dengan kata-kata lebih singkat, padat, jelas dan
menarik. Manfaat poster adalah agar para pembaca lebih mengerti apa yang ingin
di ungkapkan sang penulis poster dengan menggunakan kata-kata yang lebih
singkat dan sederhana.
Poster yang dibuat oleh kelompok 8
merupakan poster yang bertemakan tentang pentingnya koperasi pertanian bagi
kelompok tani Karangmulyo.
Berdasarkan masalah
yang menurut kami ada di kelompok tani Karangmulyo tentang hasil panen yang
langsung dijual pada tengkulak sehingga memperoleh keuntungan yang lebih
sedikit dibanding jika dikelola sendiri atau dengan koperasi pertanian yang
menjualnya, susah nya mendapatkan alat-alat dan bahan-bahan untuk bertani
seperti mesin pembajak atau traktor, pupuk, benih, dlsb. Oleh karena itu solusi
yang memungkinkan adalah dengan didirikannya koperasi pertanian untuk
menyediakan kebutuhan-kebutuhan petani, menyediakan pinjaman, tabungan untuk
petani-petani di dalam kelompok koperasi pertan
Gambar poster yang telah
dibuat :
Poster yang telah dibuat berjudul “KOPERASI PERTANIAN
JOSS” dan dibawahnya terdapat tulisan Mantap
Boss.Arti dari judul Koperasi Pertanian Joss adalah untuk menekankan kepada
petani bahwa dengan adanya koperasi dapat mempunyai keuntungan-keuntungan
hingga petani dapat tertarik pada poster yang telah di buat, tulisan Mantap bos
diharapkan agar petani lebih nyakin bahwa koperasi pertanian memang terbukti
mantap atau memiki kuntungan lebih banyak bagi petani, juga sebagai tambahan
pelengkap judul.
Gambar yang ada dalam poster lebih dominan dan tulisannya
hanya sebagai pelengkap.Gambar yang ada dalam poster tersebut ada 5 aspek
gambar yang membentuk seperti satu lingkaran.Gambar yang ditengah terdapat logo
koperasi pertanian Indonesia ini menunjukan bahwa 4 aspek yang melingkar
berporos pada koperasi pertanian.Koperasi pertanian menjadi faktor utama untuk
mendukung kegiatan-kegiatan pertanian petani dalam beraktivitas.Gambar yang ada
paling atas adalah gambar petani, gambar tersebut untuk menunjukan
petani-petani yang ada dalam organisasi koperasi pertanian yang menjadi
penggerak koperasi pertanian dapat berjalan dengan baik dan lancar sehinggadapat
berguna bagi petani itu sendiri.Gambar sebelah kanan adalah alat-alat yang
mendukung aktivitas petani seperti traktor.Alat-alat pendukung aktivitas petani
dapat dipinjam lebih mudah dengan adanya koperasi pertanian.Koperasi pertanian
juga dapat membeli traktor dari uang kas yang telah disimpan sesuai dengan
keinginan petani.Gambar sebelah kiri adalah gambar pupuk, benih yang merupakan
kebutuhan petani untuk membudidayakan pertanian miliknya.Koperasi pertanian
dapat memberikan pupuk, benih kepada petani lebih mudah karena sudah ada yang
mengkordinasi. Harga pupuk dan benih dapat dibeli dengan harga yang standar
atau lebih murah dan uang dari hasi pembelian akan disimpan dalam koperasi
pertanian untuk menjadi pendapatan yang nanti akan disalurkan lagi untuk
petani. Selain itu dapat memperoleh pupuk dan benih-benih yang lebih baik
kualitasnya karena sudah terjamin yang membelinya adalah petani yang menjadi
pengurusnya.Gambar yang terakhir adalah gambar hasil pertanian yang ada
dibawah. Hasil pertanian yang diperoleh dapat lebih berkualitas, bertambah, dan
lebih mengutungkan karena dengan adanya koperasi pertanian hasil pertanian akan
dijual oleh koperasi pertanian yang akan memberikan harga jual yang tinggi atau
standar dibanding dengan menjualnya hanya ke tengkulak.
Alat peragadapat membantu penyuluhan agar lebih efektif
dan dimengerti oleh petani yang diberikan informasinya.Poster dapat
membangkitkan keinginan untuk petani agar mereka lebih tertarik dan ingin
mempraktekan seperti yang ada dalam poster.
Poster tentang Koperasi pertanian yang menjadi alat peraga
untuk petani Karangmulyo dirasa cukup membantu namun kurang terlalu efektif.
Kelebihan poster ini adalah petani tahu informasi secara
sekilas, namun tidak terlalu rinci.Petani juga memiliki rasa ketertarikan dan
keingintahuan yang besar pada poster karena memiliki gambar yang menarik dan
kata-kata hanya sedikit hingga tidak membuat jenuh petani. Poster juga dapat
disimpan di dinding sehingga petani dapat selalu mengingat dan melihatnya, sehingga
akan timbul keinginan petani untuk mencari tahu lebih dalam tentang koperasi
pertanian dan dapat mempraktikannya ke kelompok taninya jika benar-benar dapat
bermanfaat banyak bagi kelompok tani.keefektifan poster
yang berisi gambar dan sedikit tulisan untuk memperjelas gambar ilustrasi
tersebut. Selain itu, karena sulitnya mengumpulkan anggota kelompok tani
keculai pada hari Minggu Pahing, maka alat peraga poster dapat efektif karena
hanya untuk beberapa orang saja.
Kekurangan yang ada pada poster adalah kurangnya informasi
yang ada karena hanya gambar yang dominan dan penjelasannya tidak ada, hingga
saat memberikan penyuluhan harus tahu secara mendalam, Poster yang ada mungkin
bagi petani hanya informasi singkat yang diberi tahu sehingga petani tidak
terlalu memperdulikannya.
III. PENUTUP
A.
Kesimpulan
Permasalahan yang teerjadi di kelompok tani
Karangmulyo, Gamping merupakan permasalahan pertanian yang cenderung kompleks diantaranya
adalah pengelolaan hasil yang belum optimal, penyediaan sarana prasarana
pertanian dan penyediaan pupuk, serta modal pertanian.Salah satu solusinya
adalah dengan membentuk koperasi yang dapat mensejahterakan anggotanya. Solusi
tersebut harus diinformasikan kepada petani,metode penyuluhan yang diambil
adalah dengan menggunakan alat peraga poster yang mempunyai beberapa keunggulan
yaitu sederhana dan menarik perhatian.
B.
Saran
Kelompok tani harus aktif dalam pengembangan
kelompok tani mereka.Saling bekerjasama dan gotong royong sehingga tercapai
tujuan adanya kelompok tani tersebut.
IV. DAFTAR PUSTAKA
Sadikin dan S. Samandawai.2007. Konflik Keseharian di
Pedesaan Jawa. Akatiga: Bandung
Hanafie, R. 2010. Pengantar Ekonomi Pertanian. Penerbit
Andi: Yogyakarta
V.
LAMPIRAN
|
|
||||||
![]() ![]() |
||||||





Tidak ada komentar:
Posting Komentar